Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sadari Oversharing. Saat Sharing Kelewat Batas

 


Sosial media kini telah menjadi salah satu kebutuhan yang sulit untuk dipisahkan dalam kehidupan masyarakat modern. Tujuan dari seseorang sendiri dalam bersosial media itu emang berbeda-beda mulai dari jualan, personal branding, share aktivitas, bahkan cuman sekedar seru-seruan. Gak ada masalahnya sih untuk memanfaatkan media social seperti itu. Yang jadi masalah ketika kamu mulai menyebarkan hal yang gak seharusnya kalian sebar atau bahasa kekiniannya yakni oversharing.

Oversharing adalah keadaan serta perilaku seseorang individu pengguna media social yang terlalu banyak memberikan informasi detail tentang kehidupan pribadi atau orang lain yang seharusnya tidak perlu di informasikan kepada orang lain di media social secara berlebihan. Oversharing sering dikaitkan dengan kecanduan media sosial.

Walaupun memang ada orang yang merasa lega dan enakan saaat membagikan dan kehidupan pribadinya. Tapi tetap kita harus hati-hati jangan sampai dari unggahan-unggahn kita itu bisa muncul karena kita butuh atensi dan pengakuan orang lain secara terus menerus. Bahkan ada penelitian dari Pew Research Center Study AS juga menemukan bahwa alasan individu melakukan oversharing di media sosialnya selain untuk mendapat perhatian juga untuk mendapatkan pujian, dan komentar dari setiap postingan atau informasi yang dibagikan sehingga akan membuat individu mervasa populer.

Perlunya membuat batasan yang kita buat sendiri dalam bersosial media. Its okay buat gak ngasih tau orang lain urusan kamu. Kamu gak perlu memberitahu orang lain tentang kehidupanmu, tentang goals, dan rencana-rencana kamu. Karena jangan sampai itu memancing perasaan negative dan penilaian buruk dari orang lain.

Selain itu hal-hal yang perlu kamu perhatikan disosial media yakni jangan sampai membagikan hal-hal rentan seperti alamat, tanggal lahir, dan identitas pribadi lainnya yang bisa memancing kejahatan cyber yang dapat merugikan kamu. Ini dia bahaya oversharing yang perlu kamu ketahui;

  • Peretasan data pribadi
  • Kesehatan mental menurun
  • Penipuan berbasis online
  • Memberi kesempatan para oknum untuk mempelajari perilaku pembuat konten

Supaya gak oversharing, coba kamu pikirkan beberapa hal ini

1. Berpikir sebelum bertindak

Renungkan dulu sebelum kamu memposting apa yang ingin kamu bagikan. Mempertimbangkan ulang sebelum membagikan adalah tindakan yang bijak. Kamu perlu mempertimbangkan apa efek jangka pendek dan panjangnya, apa dampaknya ke orang lain, serta apakah yang kamu posting sesuatu yang wajar orang lain ketahui atau tidak sama sekali.

2. Memisahkan akun pribadi dan profesional

Jika kamu memiliki akun untuk berjualan atau membuat konten-konten yang berguna untuk orang banyak. Kamu perlu  memisahkan akun tersebut dengan akun pribadimu. Akun pribadimu cukup bisa diakses oleh orang-orang terdekat atau yang kamu percaya. Untuk akun profesional, pastikan bahwa kamu mengunggah konten negatif atau konten yang berisi informasi pribadi kamu.

3. Memeriksa informasi sebelum menyebarkan

Sebelum membagikan informasi penting yang kamu dapatkan kamu perlu melakuakn check dan recheck terkait kebenaran informasi tersebut. Kamu bisa searching ke sumber terpercaya atau menanyakan ke orang yang memang paham dan mengetahui informasi atau berita yang ingin kamu bagikan. Hal itu perlu kamu lakuakan untuk menghindari penyebaran hoax atau berita bohong kepada teman-teman sosial media kamu.

4. Pastikan tidak mengunggah data pribadi

Perlu kamu ketahui saat ini kejahatan cyber yang menggukan data-data pribadi pengguna media social sedang marak-maraknya terjadi. Ini diakibtkan salah satunya karena pengguna yang secara sadar atau tidak membagikan informasi pribadi yang di incar oleh penjahat cyber. Karenanya kamu perlu memastikan apa yang kamu unggah tidak merugikan  diri kamu sendiri.

5. Sadari keadaan dan kondisimu

Terakhir yang perlu kamu ingat adalah, sebelum membagikan sesuatu. Pastikan keadaanmu sedang tenang dan baik-baik saja. Jangan posting sesuatu saat kamu lagi kesal, marah, dan emosional. Karena bisa-bisa secara gak sengaja malah mengunggah sesuatu yang tidak perlu yang merugiakn kamu bahkan orang lain.

Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat untuk kamu untukmenggunakan media social dengan bijak, jangan sampai oversharing Ingat, suatu hal yang berlebihan itu tidak baik.  Dapat menganggu kesehatan mentalmu. Pastikan kamu tetap hati-hati dan bijaksana dalam bersosial media.

Post a Comment for "Sadari Oversharing. Saat Sharing Kelewat Batas"