Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kenali Mental Kepiting, Suka Khawatir atas Kesuksesan Orang Lain

 

Mental Kepiting

Pernahkah kamu melihat sekumpulan kepiting yang ditaruh di dalam suatu wadah yang sama, namun ketika salah satu kepiting dari kelompok tersebut ingin melarikan diri, kepiting yang lainnya justru akan menarik kepiting yang berusaha kabur tersebut untuk tidak melarikan diri.

Dari ilustrasi diataslah istilah mental kepiting atau crab mentality berasal. Manusia mungkin sering bertindak seperti segerombolan kepiting, saat ada satu temennya yang mencoba berhasil, maka yang lainnya merasa tidak suka dan iri bahkan mencoba menjatuhkan.

Orang yang memiliki mental kepiting memiliki pola pikir “kalau aku gak punya, mereka juga ngga boleh punya”. Sebenarnya rasa kompetitif sebetulnya wajar dimiliki semua orang. Kita semua pasti ingin dipandang baik. Tapi yang jadi masalah adalah ketika hal ini berangkat dari perasaan negative diri kita dan terhadap orang lain. Ketika mendengar ornag lain lebih baik kita jadinya akan merasa kesal, cemburu, malu, bahkan nyinyir. Pokonya gak bisa ikut happy atas pencapaian orang lain.

Untuk menghindari diri dari sindrom satu ini, kamu perlu tahu nih apa aja yang jadi penyebab mental kepiting ini. Berikut penyebabnya;

  • Low Self Esteem. Menilai harga diri rendah sehingga melihat kesuksesan orang lain adalah bagian dari ancaman.
  • Comparing with Others. Terus membandingkan diri dengan orang lain baik dari hal kesuksesan karir, pendapatan, jabatan, dsb.
  • Highy Competitive. Merasa khawatir akan pencapaian orang lain dan tidak suka Jika orang lain yang lebih baik dari dirinya, sehingga berupaya menjatuhkan orang lain.

Lalu bagaimana jika kamu merasa mengidap mental kepiting itu sendiri? Berikut bagaimana tips yang perlu diperhatikan untuk menghilangkannya.

1. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Kamu harus mulai fokus pada diri sendiri dan jangan memperhatikan orang lain. Karena ketika kamu tahu pencapaian orang lain, rasa iri, malu dan dengki akan muncul. Perasaan seperti inilah yang menjadi bibit dari mental kepiting yang diidap seseorang.

Kita juga perlu paham kalau setiap manusia itu memiliki kemampuan dan kesuksesan masing-masing. Hal tersebut gak bisa kamu banding-bandingkan. Mungkin kita melihat teman kita hari ini yang sukses, dan mungkin juga bahwa besok, lusa, entah kapan adalah waktu juga untuk mencapai kesuksesan.

2. Menerima kritik dan saran

Seseorang dengan mental kepiting biasanya tidak suka mendapat kritik bahkan sekedar saran dari orang lain saja mereka merasa kesal. Padahal kedua hal tersebut jika diterima dengan baik bisa jadi bahan evaluasi dan perbaikan kita kedapannya.

Jadi mulai sekarang kamu harus terbuka akan saran-saran dan kritikan yang orang lain sampaikan. Menerima dengan baik sesuatu yang datang dari orang lain, menoleransi perbedaan, dan siap mengakui kelebihan dan pencapaian orang lain perlu kamu terapkan mulai sekarang.

3. Tidak menyalahkan orang lain atas masalah sendiri

Ketika berbuat salah atau mendapat kegagalan. Kamu pasti cenderung menjadikan orang lain sebagai kambing hitam atas permasalahanmu. Padahal orang lain sebenarnya tidak bersalah. Daripada terus menyalahkan orang lain. Kita sendiri harusnya belajar berbenah dan mengevaluasi diri agar terus lebih baik kedepannya.

4. Perbanyak rasa syukur

Rasa iri, dengki, dan tidak senang atas pencapaian orang lain, bisa jadi hadir karena kamu terus merasa kurang dan tidak puas atas apa yang kamu miliki sekarang. Jika perasaan seperti itu terus kamu biarkan kamu tidak akan pernah sadar akan nikmat  yang pencipta berikan kepadamu. Mulailah merenungkan hal itu. Daripada terus merasa cemburu atas apa yang dimiliki orang lain lebih baik kamu perbanyak bersyukur atas nikmat yang telah kamu dapatkan hingga saat ini.

Diatas langit masih ada langit. Tidak dapat dipungkiri akan selalu ada saja orang di atas kita. Kalau kita hanya berusaha menarik orang untuk sama dengan kita, kita akan capek sendiri. Dan kita pasti gak bisa berkembang karena cuman fokus bagaimana membuat mereka jatuh. kita gak akan maju-maju karena hanya jalan ditempat.

Jadi gak perlu iri ngeliat orang lain lebih sukses dari kita. Karena masing-masing kita sebenarnya punya jalan dan waktu untuk menjadi sukses juga. Kita hanya perlu fokus mengembangkan diri. So, majulah tanpa menyingkirkan orang lain dan naiklah tinggi tanpa menjatuhkan orang lain. Terdengar klise tapi ini wajib jadi reminder kita. Semangat dear!

Post a Comment for "Kenali Mental Kepiting, Suka Khawatir atas Kesuksesan Orang Lain"